Rumah Yangti
Seminggu yang lalu....
And, Here's the touched part...... :')
Hari jumat yang panas itu, aku pergi ke rumah Yangti (eyang putri). Setelah pulang kuliah dan sebelum mengikuti diklat tepatnya. Awalnya sih kata Mama dan Ayah, Yangti lagi sakit, habis jatuh, jadinya pengen njengukin. Nggak seperti biasanya, sekeluarga kita sowan bareng. Tapi kali ini aku sendiri, karna Ayah, Mama, Aal lagi pergi ikut Ayah seminar di belahan dunia yang lain. Ayah sama Mama juga kemarin udah kesana, jenguk sebelum berangkat.
Yangti Kediri ini adalah Ibu dari Mamaku, karena keluarga Mama asli Kediri jadinya dipanggil Yangti Kediri, walau nama aslinya adalah eyang Chusnul Chotimah :) hehehe. Beliau tinggal di Rungkut sekarang (nggak di Kediri lagi), semenjak Yangkung meninggal. Biar nggak kesepian, karena Mama anak tunggal, dan deket kalo di Surabaya, biar sewaktu-waktu bisa jengukin. 5 tahun yang lalu, aku dan keluarga masih tinggal di rungkut. Rumah kami dan Yangti sebelahan, jadinya setiap hari ketemu. Kadang-kadang, kalo malem aku tidur sama Yangti... Kangen banget masakan, pijetan, dan ceritanya :'). Waktu pindah ke rumah yang baru, Yangti nggak pengen ikut pindah, jadi Yangti tetep di rungkut, untung ada sodara dan rewangtau yang nemenin :) Jadi, sekarang tiap minggu sekeluarga selalu sowan ke Yangti :D
Siang itu, Yangti seneng banget waktu aku sowan. Karena minggu kemarin aku nggak sempet main-main, karena ada acara di kampus. Seperti biasa, Yangti cerita dengan menggebu-nggebu dan penuh ekspresi tentang kejadian 'jatuh'nya itu :) Dan aku-pun cuma bisa tersenyum, dengerin, dan sesekali ngasih komentar tentang ceritanya itu.
"Dharin ini bisa hilang kan ya biru-birunya?"
"Bisa kok Yangti, ini kan habis jatuh nah itu yang biru-biru ada pendarahan semacam memar gitu, nanti lama-lama sembuh kok Yang.."
"Yaudah bagus kalo gitu, ini Yangti tadi mau mandi makanya dibungkus plastik biar ga kena air"
"Iya yang, biar cepet kering lukanya..."
Di kaki sebelah kiri Yangti memang agak bengak, dan lukanya masih basah. Di tumitnya juga ada warna kebiruan atau bahasa medisnya "hematoma", hayooo apa iniii? :p hehehe. Ya untungnya Yangti masih bisa beraktifitas, dan nggak terhalang sama sekali. Cuman pas mandi harus di bungkus plastik.
Daaaaan..... Tiba saatnya aku harus pamitan pulang, walau sebenernya pengen berlama-lama disana.....
"Yangti, mau pamit dulu, habis ini ada diklat. Nanti minggu depan aku kesini lagi sama Ve.."
"Iya Dharin, sek sek tunggu dulu tak sanguin sinii..."
"Waduh, nggak usah Yangti... Udah di sanguin Mama kok kemarin Yang.."
"Westo... Kan beda dari Yangti sama Mama..."
"........"
"Yangti kan sekarang punya-nya cuman tinggal Anak sama Cucu aja..... Jadinya Yangti ikut seneng ngasih cucunya sangu...Kan Ulang tahun too :)"
"iya Yangti makasih ya.. Waah, Yangti inget ulang tahunkuu :')"
"Ya inget to yoo... Masa nggak inget...Yawes, ati-ati lo ya pulangnya.."
"Iya Yangti, cepet sembuh ya Yangti....Assalamualaikum"
"Wa'alaikumussalam..."
Setelah masuk mobil, nggak tau kenapa rasanya air mata ini keluar begitu aja... Sampe sekarang-pun waktu nulis blog ini.. Rasanya malu banget.. Sering banget aku lupa sama Yangti. Terkadang-pun aku tersinggung dengan omongannya, walaupun sebenernya aku yang harus tahu diri. Padahal Yangti nggak pernah lupa untuk doain Anak dan Cucunya... Setiap aku ujian, Yangti selalu nggak bisa tidur, karna deg-degan dan doa terus menerus, tiap aku pergi jauh Yangti selalu doain dan khawatir, bahkan nangis karena sedih aku pergi jauh...Yangti-pun masih inget kapan ulang tahunku... Walaupun selama ini Yangti nggak pernah ngucapin "Selama Ulang tahun", tapi aku tahu di tiap malemnya beliau nggak pernah lupa untuk mendoakan Anak dan Cucunya... Bagaimana denganku? Sangat jarang aku menyebut nama-nya di doaku....Bahkan untuk mengingatnya saja aku.....Hmmmmm :(
Hari ini merupakan pelajaran yg berharga bagiku. Aku harap, suatu saat nanti aku bisa membalas budi baik dari Yangti, walaupun apa yang beliau beri tidak akan pernah tergantikan.
But, i promise to always keep that smile on her face everyday........ :') I love you, Yangkung, Yangti...













0 comments: